Gondok dapat mengakibatkan saluran pernapasan menjadi tertekan, membuat sesak napas dan terganggunya saluran pencernaan sehingga mengakibatkan susah menelan.
Gondok dapat dicegah dan diobati dengan beberapa pencegahan dan perawatan dengan cara sebagai berikut :
1. Gunakan garam beryodium untuk mencegah gondok yang bersifat endemik
2. Hindari makanan yang dapat mengurangi hormon tiroksin, seperti kol, kacang kedelai, kacang tanah, kacang polong, bayam dan strawberry.
3. Untuk gondok yang besar dan tidak sulit mengecil, hanya ada satu jalan yakni dengan proses pembedahan atau operasi pengangkatan gondok.
Selain pencegahan sebagai langkah awal dalam mengobati dan memperkecil risiko dari sakit gondok, pengobatan dengan cara herbal pun dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa ramuan tradisional, seperti :
Resep 1
- 30 gr temu putih yang segar
- 10 gr daun sambioto yang kering
Cara meramu
Cuci bersih semua bahan, rebus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu saring dan minum airnya 2 kali sehari.
Resep 2
- 30 gr benalu teh kering
- 30 gr daun dewa yang masih segar
Cara meramu
Cuci besih semua bahan, rebus dengan 700 cc air hingga tersisa 300 cc, lalu saring dan minum airnya 2 kali sehari.
Resep 3
- 25 gr rumput laut che chai (Porphyta tenera) atau rumput laut tai/kun bu (Laminaria Japanica)
Cara meramu
Cuci bersih bahan, masak seperti sup, kemudian makan sampai habis.
Cara lainnya
Buah asam dapat digunakan untuk menyembuhkan atau menghilangkan penyait gondok (strauma) secara sederhana tanpa operasi. Caranya : 10 buah asam ditumbuk dan dicampur dengan garam dan sesendok teh, lumatkan sampai merata. Kemudian bedaki leher yang terkena gondok dengan ramuan ini, setiap sore dan menjelang malam. Lakukan selama sebulan atau hingga gondok hilang.

